Pemilik bengkel spesialis BMW Esa Motor di Ciganjur, Jakarta Selatan, Asep Kurnia, mengatakan, sistem peringatan pada BMW sebenarnya sudah cukup informatif. Hanya saja, banyak pengguna yang belum memahami arti notifikasi yang muncul di panel instrumen. “Cuma masalahnya, terkadang orang tidak paham arti notifikasinya. Kedua, notifikasi ini tidak muncul terus-menerus,” ujar Asep, kepada Kompas.com, belum lama ini. Menurut Asep, sebagian besar notifikasi terkait kondisi kendaraan hanya muncul beberapa saat ketika kontak dinyalakan atau mesin pertama kali dihidupkan, terutama pada pagi hari. Kondisi tersebut membuat banyak pemilik mobil tidak menyadari adanya peringatan karena tidak memperhatikan panel instrumen sejak awal. Asep menjelaskan, kebiasaan sebagian pengguna yang langsung keluar dari mobil setelah menyalakan mesin menjadi salah satu penyebab notifikasi penting terlewat. “Padahal, saat itulah notifikasi muncul sebentar lalu hilang lagi, sehingga orang tidak tahu kalau air radiator, oli mesin, air wiper kurang, atau ada lampu yang mati,” kata Asep. Karena itu, pemilik BMW disarankan meluangkan waktu beberapa detik untuk memperhatikan panel instrumen setelah mesin dinyalakan. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mendeteksi potensi masalah lebih awal sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius. “Nah, biasanya pagi-pagi. Kalau mobil yang pakai sopir pribadi biasanya lebih terpantau, karena sopir biasanya langsung sadar kalau ada notifikasi oli atau air radiator kurang,” ujarnya.
Kompas.com/Donny Fitur unggulan BMW i7Notifikasi Tidak Selalu Muncul Terus
Kompas.com/Donny Esa Motor, bengkel spesialis BMW di bilangan Ciganjur, Jakarta SelatanSering Terlewat saat Memanaskan Mobil
DOK. tangkapan layar TikTok Jakarta Feed. Seorang pengendara wanita mobil BMW M4 adu kencang kendaraannya dengan Kereta Cepat Woosh di Tol Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ), Kota Bekasi.